๐Ÿ“Š Meta Ads Report โ€” Estetiik Design Studio

Periode: 20 Juli โ€“ 2 Agustus 2026 (14 hari) ยท Dibuat: 3 Agustus 2026 ยท Akun: Interior Property Section (3380471038932306)

โš ๏ธ 1 adset lewat ambang Rp70k
Ringkasan 14 Hari
Rp1,56jt
Total Spend
~Rp111k/hari
30
Total Leads
2,1 lead/hari
Rp51.918
CPR Rata-rata
Ambang: Rp70k
2,5%
CTR Rata-rata
Juni: 0,36โ€“0,62%
Rp194k
Spend 0 Lead
12,5% dari total
โœ… Arah keseluruhan membaik
Dibanding periode Juni (sebelum refresh audience & creative): volume lead naik dari 1,14 โ†’ 2,1 per hari, dan CTR naik 4โ€“6x lipat. Audience refresh dari database buyer baru terbukti jalan โ€” adset yang pakai LAL dari database itu jadi yang paling efisien.

Yang belum beres: CPM naik 8โ€“10x (dulu Rp13โ€“22k, sekarang Rp90โ€“210k). Ini yang bikin CPR belum turun meski CTR bagus. Penyebab utamanya ketemu โ€” ada di bagian Platform & Placement di bawah.
Performa per Adset โ€” Ambang Flag Rp70.000
AdsetSpendImprCPMCTRLeadsCPRStatus
DATABASE-AS-TARGETING
LAL 2% dari buyer Juni '26
Rp528.4633.152Rp167.6603,93%13 Rp40.651Sehat
INTEREST-TARGETING
campaign LEAD-WA
Rp559.8369.289Rp60.2690,92%10 Rp55.984Pantau
INTERIOR-TARGETING
ex CUSTOM-TARGET
Rp469.2512.522Rp186.0622,38%7 Rp67.036Flag

Jumlah lead dihitung dari spend รท cost-per-result yang dilaporkan Meta (field results tidak terisi di API, tapi hasil pembagiannya bulat dan konsisten di ketiga adset).

๐Ÿšฉ INTERIOR-TARGETING โ€” sudah lewat ambang
CPR 14 hari Rp67.036 (mendekati ambang), tapi kalau dipersempit ke 7 hari terakhir CPR-nya Rp72.683 โ€” sudah lewat Rp70k. Dan 3 hari terakhir (31 Julโ€“2 Agu): Rp89.472 spend, 0 lead.

Diagnosis level: ADSET (targeting), bukan creative. Alasannya CTR-nya 2,38% โ€” itu sehat, artinya orang tertarik sama iklannya. Masalahnya CPM Rp186.062, tertinggi dari ketiga adset, dan reach cuma 86โ€“267 akun/hari. Audience-nya terlalu sempit sehingga harga lelangnya mahal.
๐Ÿ” Temuan Utama โ€” Platform & Placement

Ini penjelasan paling kuat kenapa CPM meledak. Aku pecah spend per platform di adset INTEREST-TARGETING:

PlatformSpendPorsiImprCPMCTRLeadsCPR
InstagramRp420.25975,1%2.365Rp177.6991,78%4Rp105.065
FacebookRp109.41219,5%1.247Rp87.7402,09%4Rp27.353
WhatsApp StatusRp30.1655,4%5.677Rp5.3140,30%2Rp15.083
๐Ÿ’ธ Instagram makan 75% budget, tapi CPR-nya 3,8x lebih mahal dari Facebook
Instagram dan Facebook sama-sama hasilkan 4 lead. Bedanya: Instagram habis Rp420.259, Facebook cuma Rp109.412.

WhatsApp Status bahkan lebih murah lagi โ€” CPM Rp5.314 (33x lebih murah dari Instagram), CPR Rp15.083, dan dapat 5.677 impressions cuma dengan Rp30.165.

Catatan: adset ini dinamai [IG], jadi kelihatannya Instagram memang diprioritaskan. Tapi datanya bilang sebaliknya โ€” untuk akun ini, Facebook dan WhatsApp Status jauh lebih efisien.
Placement Terbaik vs Terburuk (semua adset, 14 hari)

โœ“ Paling Efisien

Search (Interest)Rp6.232
Instream Video (Database-AS)Rp10.781
WhatsApp Status (Interest)Rp15.083
IG Reels (Database-AS)Rp16.831
FB Reels (Database-AS)Rp22.061

IG Reels di Database-AS paling menarik: volume cukup (534 impr, 28 klik, 4 lead) dengan CTR 5,24%.

โœ— Paling Boros

Feed (Interior)Rp113.163
IG Stories (Database-AS)Rp61.443 โ†’ 0 lead
Feed (Interest)Rp60.935
Feed (Database-AS)Rp54.916
IG Reels (Interest)Rp41.353 โ†’ 0 lead

IG Stories di Database-AS: 289 impressions, 6 klik, nol lead. Murni buang budget.

โš ๏ธ Feed menyerap 63% budget dengan CPR 71% lebih mahal
Total spend di placement Feed: Rp982.367 (63% dari seluruh budget) โ†’ 15 lead โ†’ CPR Rp65.491.
Total spend di semua placement selain Feed: Rp575.183 โ†’ 15 lead โ†’ CPR Rp38.346.

Jumlah lead-nya persis sama, tapi biayanya beda 41%. Kalau porsi budget digeser dari Feed ke placement non-Feed, ada ruang penghematan besar tanpa kehilangan volume lead.
๐Ÿ—‘๏ธ Rp194.152 (12,5% budget) habis di placement yang 0 lead
  • IG Stories โ€” Rp61.443 (Database-AS) + Rp15.045 FB Stories โ†’ 0 lead
  • IG Reels (Interest) โ€” Rp41.353 โ†’ 0 lead
  • FB Reels (Interest) โ€” Rp21.618, CPM Rp450.375 โ†’ 0 lead
  • IG Stories (Interest) โ€” Rp28.497 โ†’ 0 lead
  • Sisanya tersebar di Marketplace, Explore Grid, Profile Feed, Instream โ€” masing-masing kecil
Perhatikan: IG Reels bagus di adset Database-AS (CPR Rp16.831) tapi nol di adset Interest. Jadi ini bukan soal placement-nya jelek secara mutlak, tapi kombinasi placement ร— audience ร— creative.
Jawaban Anomali 27 Juli

Kamu bilang tidak ubah targeting, cuma mati-nyalain creative. Datanya mengonfirmasi itu โ€” dan menunjukkan efek sampingnya:

Placement20โ€“26 Juli27 Julโ€“2 Agu
SpendImprCPRSpendImprCPR
WhatsApp Status Rp30.1655.677Rp15.083 Hilang total โ€” 0 impressions
Feed Rp200.8771.262Rp50.219 Rp225.6691.190Rp75.223
Yang terjadi: placement termurah ikut mati waktu creative-nya di-pause
Sebelum 27 Juli, WhatsApp Status menyumbang 5.677 impressions dengan CPR Rp15.083 โ€” placement paling efisien di seluruh akun. Setelah 27 Juli, placement itu hilang sepenuhnya, dan seluruh delivery pindah ke Feed yang CPM-nya jauh lebih mahal. CPR Feed pun ikut naik dari Rp50.219 โ†’ Rp75.223.

Penyebab paling masuk akal: creative yang kamu pause itu yang eligible untuk WhatsApp Status. Creative yang tersisa formatnya tidak didukung di placement tersebut (WhatsApp Status punya syarat format sendiri, dan carousel umumnya tidak jalan di situ).

Jadi keputusan "matikan creative yang mahal" secara tidak sengaja ikut mematikan akses ke inventory termurah. Logikanya tidak salah โ€” cuma efek sampingnya memang tidak kelihatan kalau lihatnya cuma di level ad.

Catatan: ini kesimpulan dari pola data, bukan dari log perubahan. Untuk memastikan, cek di Ads Manager creative mana yang di-pause 27 Juli dan format apa yang dipakainya.

Cek Ulang Benchmark โ€” Apakah Rp40โ€“60k Itu Wajar?
โ— Yang harus kuluruskan dulu: CPL kompetitor tidak bisa dicek
Kamu minta aku cek CPL rata-rata kompetitor. Ini tidak tersedia di mana pun โ€” Meta Ads Library hanya menampilkan materi iklan (visual, copy, tanggal tayang), bukan spend atau jumlah hasil. Data biaya hanya dibuka untuk iklan politik/isu sosial di wilayah tertentu, bukan iklan komersial.

Jadi siapa pun yang mengklaim tahu CPL kompetitor kamu, itu tebakan. Aku tidak bisa memberikan angka itu, dan lebih baik bilang begitu daripada mengarang.

Yang bisa kudapat cuma benchmark pasar lain sebagai pembanding kasar:

SumberSegmenCPLSetara (kurs kasar)
LocaliQRata-rata semua industri (Meta, US)$27,66~Rp455k
AdManage / SotrosHome services (US)$30โ€“34~Rp495โ€“560k
AdAmigoReal estate (global)$51,90~Rp855k
10xcentInterior design & arsitektur (India)โ‚น400โ€“1.200~Rp76โ€“228k
Akun kamu sekarangInterior, JabodetabekRp40โ€“67k
Kesimpulan jujur: iya, Rp40โ€“60k wajar โ€” tapi bukan karena benchmark itu
Angka kamu memang lebih murah dari semua benchmark di atas, termasuk India yang pasarnya paling mirip. Tapi perbandingan lintas negara itu lemah โ€” daya beli, kepadatan lelang, dan definisi "lead" beda-beda. Lead di sini artinya orang membuka percakapan WhatsApp; di benchmark US biasanya form fill yang sudah terkualifikasi. Bar-nya tidak sama.

Aku juga cari benchmark khusus Indonesia untuk interior โ€” tidak ada data terukur yang kredibel. Yang paling relevan (Zodiac Agency) menyusun angkanya dari "observasi praktik umum", bukan pengukuran, dan tabelnya berupa gambar yang tidak bisa kubaca.

Benchmark paling valid yang kamu punya adalah akun kamu sendiri. Juni lalu CPR-nya Rp19.753โ€“35.458 โ€” bisnis sama, penawaran sama, kota sama. Dibanding itu, Rp52k sekarang adalah kemunduran sekitar 1,5โ€“1,9x.

Tapi โ€” dan ini pentingnya โ€” lead Juni itu justru yang kamu keluhkan kualitasnya buruk dan CVR-nya kecil. Kalau lead sekarang lebih sering closing, CPL yang lebih mahal tetap lebih untung. Metrik yang benar-benar menentukan adalah biaya per closing, dan itu cuma ada di CRM kamu, tidak di Meta.
๐Ÿ’ก Saran soal ambang Rp70k
Ambang Rp70k masuk akal sebagai pagar pengaman. Tapi kalau nanti sudah ada data closing rate per adset di CRM, ambang yang lebih tepat adalah biaya per closing < 10โ€“15% dari nilai project. Untuk project Rp100โ€“300jt, itu memberi ruang CPL yang jauh lebih longgar selama lead-nya benar-benar closing.
Diagnosis per Level โ€” Adset atau Ads?
AdsetCPRCTRCPMLetak MasalahAlasan
DATABASE-ASRp40.6513,93%Rp167.660 Sehat Creative & audience sama-sama jalan. Tinggal atur porsi placement.
INTERESTRp55.9840,92%Rp60.269 Ads (creative) CTR di bawah 1% โ€” paling rendah. CPM justru paling murah. Yang lemah materinya, bukan audiensnya.
INTERIORRp67.0362,38%Rp186.062 Adset (targeting) CTR sehat tapi CPM tertinggi & reach cuma 86โ€“267/hari. Audiens terlalu sempit โ†’ lelang mahal.
๐Ÿ“Ž Satu pola yang berlaku di ketiganya
Rasio klik โ†’ percakapan WA konsisten di kisaran 10โ€“12% di semua adset (Database-AS 10,5%, Interest 11,8%, Interior 11,7%). Karena angkanya seragam, tahap "klik ke WA" ini bukan pembeda antar adset โ€” yang membedakan murni biaya mendapatkan kliknya.

Tapi artinya juga: sekitar 88โ€“90% orang yang klik tidak sampai membuka percakapan. Kalau rasio itu bisa naik ke 20%, CPL langsung turun setengah tanpa perlu sentuh targeting sama sekali. Layak dicek โ€” apa yang muncul di layar orang setelah mereka klik, dan seberapa cepat WA dibalas.

Catatan: "clicks" di sini adalah clicks (all), termasuk klik non-link, jadi rasio sebenarnya bisa sedikit berbeda. Perlu dicek pakai link clicks di Ads Manager.

Rekomendasi
1
Hidupkan lagi creative yang eligible WhatsApp Status Prioritas

Ini penghematan terbesar yang paling cepat. Cari creative yang di-pause 27 Juli, cek formatnya, aktifkan lagi minimal satu. WhatsApp Status memberi CPR Rp15.083 dengan CPM 33x lebih murah dari Instagram.

2
Uji manual placement: matikan Feed & IG Stories di INTERIOR-TARGETING Prioritas

Feed di adset ini menyerap Rp226.325 (48% budget adset) dengan CPR Rp113.163 โ€” dua kali lipat ambang kamu. Sisakan Facebook Reels (CPR Rp32.600) dan IG Stories yang masih hasilkan lead. Jalankan 4โ€“5 hari, bandingkan.

3
Lebarkan audiens INTERIOR-TARGETING Minggu ini

Reach 86โ€“267 akun/hari terlalu kecil untuk budget segini โ€” itu penyebab CPM Rp186k. Coba lepas satu lapis pembatas (interest atau demografi), atau ganti ke LAL 2โ€“4% dari database buyer Juni yang sudah aktif.

4
Ganti creative di INTEREST-TARGETING, jangan audiensnya Minggu ini

CPM-nya paling murah (Rp60.269) โ€” audiensnya justru paling sehat. Yang lemah CTR 0,92%. Pakai stok 20 copy yang sudah dibuat, prioritaskan angle yang belum pernah dites di adset ini.

5
Geser porsi budget ke Reels di DATABASE-AS Opsional

IG Reels di adset ini CPR Rp16.831 dengan CTR 5,24%, sementara Feed Rp54.916. Tapi IG Stories di adset yang sama sudah habis Rp61.443 tanpa satu lead pun โ€” itu yang pertama dimatikan.

6
Catat closing rate per adset di CRM Berkelanjutan

Tanpa ini, semua diskusi CPL cuma setengah gambar. Tambahkan kolom sumber adset di sheet Potential Leads, supaya bulan depan bisa dihitung biaya per closing โ€” bukan cuma biaya per chat masuk.

โš ๏ธ Report ini murni analisis. Tidak ada perubahan yang dilakukan di akun Meta Ads. Semua rekomendasi menunggu keputusan John.

Sumber benchmark eksternal: